IndoSocGM
[[studi_di_manchester]]
Last edit on Jan 25, 2007 1:06 PM by Anonymous
Sorry, no access to that wiki. Login first or request membership

Studi di Manchester


Studi di Manchester, dan juga di banyak tempat lainnya, itu gampang-gampang susah....
[silakan dilanjutkan]

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Greater Manchester

Setiap pelajar di GM otomatis bergabung dalam PPI-GM. Ini bukan ormas, bukan parpol, bukan LSM.
PPI-GM adalah bagian dari inisiatif para pelajar di Inggris Raya melalui PPI-UK.
PPI-GM secara organisatoris ada di bawah koordinasi PPI-UK. [silakan dilanjutkan]

Dalam konteks lokal Manchester, PPI-GM bertujuan untuk ..... [silakan dilanjutkan]

Memilih bidang studi

Memilih bidang studi di tingkat universitas, terutama bagi para calon mahasiswa baru, merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah.

Bagi saya, memilih itu lebih baik didasarkan pada pertimbangan akan kemampuan kita dan juga kondisi negara dimana kita akan berpijak nantinya. Banyak calon mahasiswa yang hanya sekadar mengikuti trend, hobby atau ikut pilihan teman. Bagi saya, mengambil jurusan yang banyak dipakai di kemudian hari seperti ilmu pasti (alias mathematika, fisika, kimia dan biologi) atau engineering (bisa seperti EEE, mechanical engineering -good option- but NOT aeronautical engineering1).

I wish you all the best and good luck to everybody, particularly those who are going to graduate from High School and plan for further study. Make a lovely move and forget about your friends' ambition!.

1. The job sector in this field is only available at certain countries, like USA,UK,France and Japan.

Then, you must be US, EU,or Japanese citizen in order to work in this field unless you are really brilliant

and have a made significant contribution or achievement during your studies, otherwise forget about it.

Strategi belajar

Ada banyak strategi belajar. YNSL membagikan pengalamannya sebagai berikut:

Study at the University level is very simple, why?
  1. No need to be stressed out
  2. Relax and enjoy leisure time as usual

What about during examination period? I will give you tips on how to get success for your exam!
  1. Study as usual, don't force your self, ie forget about eating, drinking, sleeping, etc (Do it as Normal life!!)
  2. 24-48 hrs before your exam please, please and please CLOSED ALL BOOKS and NOTES. What to do then? Ans: Go an watch movie in the cinema, hang out with friends, go shopping, eating and chill. I guarantee that you will get First Class/Distinction Honours without having any problem (Minimum 85% in hand).
  3. No need to be stress with assignment(homework), you can do it in 48hrs-2hrs before the due date.
  4. Study in UK is quite/relatively easy (nothing complicated) [this point is disputed. click the "discussion" above]
  5. Revise all materials everyday at most 40 minutes/day (No need to study longer than that) so that during exam period you have a wonderful and pieceful time.
  6. Never skip classes although sometimes it is permitted if the lecturer is quite boring.
  7. The most important thing is University life is not something that will scare you but you will have an enjoyable, pieceful, wonderful and even romantic life.

For points no 2,3,4 and 5 based on my experience, if you feel you CANNOT do it then dont do it cause if you fail you may say " because of Yudhis study tips and continue the sentences by putting some ingredients"
Good luck for your second semester exam and incoming UG/PG students.


[Silakan dilanjutkan pengalaman lain]

Menulis paper

Salah satu hal yang pasti diminta sebagai pelajar di sini, apapun levelnya, adalah menulis paper atau essay. Ada bahan yang layak, bahkan sebenarnya wajib, dibaca oleh semua mahasiswa agar bisa menulis paper dan essay (dan mempresentasikannya) dengan bagus. Untuk itu, silakan baca tulisan ini (Acrobat PDF).

Tulisan ringkas berikut (Acrobat PDF) ini, yang sebelumnya terbit di American Scientist, juga bisa menolong.

Beberapa saran untuk menulis ilmiah:
1. Sebagian besar penulis ilmiah yang berhasil menulis dengan mencicil: satu paragraf, setengah halaman, atau hanya satu-dua kalimat.
2. Tulisan ilmiah dalam bahasa Inggris jadi kelihatan sederhana kalau sudah ditulis ulang lebih kurang 5 kali. Tulisan yang hanya diperbaiki 2-3 kali biasanya kelihatan canggih tapi gampang dilupakan pembacanya sehingga jarang dikutip. Tulisan Jerman tentu lain lagi. Menurut Bertens penulis sejarah filsafat Barat, dulu ada pepatah disana yang mengatakan: kalau bisa dibuat susah kenapa dibuat gampang?
99. Terakhir sekali, pastikan tulisan kita dibaca orang Inggris dulu sebelum diserahkan ke penyunting jurnal atau dosen.

Menulis skripsi bachelor

[silakan dilanjutkan]

Menulis disertasi magister

[silakan dilanjutkan]

Menulis thesis doktoral

[silakan dilanjutkan]

Mempertahankan thesis doktoral (viva-voce)

Tak mudah mempertahankan thesis doktoral. Ibu Dr. Hilda Rossieta (eks warga Manchester) membagikan pengalamannya di sini.


Forum diskusi

Untuk membantu para mahasiswa, baik UG, PG atau PGR, beberapa warga GM menyediakan diri sukarela untuk mengorganisir diskusi bagi para mahasiswa.

Diskusi ini diadakan bagi mereka yang berminat ngobrol-ngobrol dengan topik seputar hidup akademik (studi, paper, riset, dll) di kampus. semuanya diundang untuk hadir di forum 'ngopi + brownbag lunch' setiap hari dan waktu tertentu di kampus. Saat ini (Januari 2007), setiap hari Rabu di IDPM cafe jam 12.00-13.00 (slot makan siang). Dalam forum ini, dibicarakan berbagai hal tentang hidup akademik di sini. Termasuk bertukar gagasan dan ide mengenai assignment, paper, dan konsultasi penelitian dan disertasi, dll. Yang lebih senior bisa membantu yang lebih yunior. Yang belajar lebih dulu bisa membagikan ilmunya. Yang sudah berpengalaman bisa membagikan pengalamannya, dst.

Acara ini sudah dicoba diselenggarakan sejak dua tahun terakhir, yakni tahun akademik 2004-2005. Saat itu (ketika mbak Wiwien, mas Djati, mas Nuli, mbak Tyas, cs.) kumpul-kumpul ini sifatnya lebih informal, "nembak kalau butuh". Tetapi setidaknya sedikit banyak membantu kawan-kawan saat itu dalam menulis paper, menulis disertasi, dll. Tahun lalu, tahun akademik 2005-2006 (jaman bang Anto Marboen, pak Siprianus, pak E1, zus Ita), acara ini sudah mulai tertata, seminggu sekali di IDPM cafe. Beberapa kawan juga terbantu dalam tugas paper dan disertasinya.

Dari pengamatan dan pengalaman, forum open clinic semacam ini sebenarnya membantu para mahasiswa untuk membuka diri pada gagasan-gagasan baru dan karenanya bisa saling membantu melengkapi. Dan, tak saja karena soal-soal/urusan akademis, tetapi karena bertemu dengan kawan-kawan dari Indonesia (dengan segenap guyon, gelak tawa, dll.) juga menambah motivasi ketika merasa capek, lelah, jenuh dan bosan dengan rutinitas kuliah dan studi.

Acara ini bersifat bebas. Terbuka bagi siapa saja. Tak setiap sesi harus datang. Silakan datang jika membutuhkan. Beberapa kawan senior menyediakan diri untuk sebisanya selalu hadir, misalnya bang Gindo Tampubolon (peneliti di CRESC, UoM), Bp. Epa Yonnedi (mahasiswa doktoral di IDPM, UoM), Yanuar Nugroho (mahasiwa doktoral di PREST, UoM), dan kawan-kawan lain. IDPM cafe (bukan di north campus atau di tempat lain) dipilih karena berada relatif di tengah dan accessible bagi rekan-rekan senior yang memberikan komitmen. Meski kebanyakan yang 'memanfaatkan' forum ini sejak 2004-2005 adalah para mahasiswa dari bidang social science (termasuk economics dan law), tapi ada mahasiswa yang belajar engineering yang juga mendapatkan manfaat dari bertukar gagasan semacam ini.

Tempat pertemuan saat ini, IDPM cafe, terletak di lantai 5 Harold Hankins Building, tepat di atas Accommodation Office di Precinct Centre.

Peta untuk mencapai IDPM Cafe/Harold Hankins Building ada di sini (Acrobat PDF).